Literature Post

Welcome to Literature Post

Siangku Dingin

Siangku terasa dingin Bertatap wajahmu di tengah keramaian Dengan segelas es buah mempersejuk suasana Saling lihat dan terdiam Seolah saling mengkagumi Bicara dengan hati Tanpa peduli padatnya kota   Warung es buah kecil ini menjadi saksi Kita saling bertatap muka dengan dasar kagum Kagum dan besanding cinta Tetaplah menjadi penyejuk hati Meskipun engkau pergi Ijinkan […]

Lanjut Membaca

Aku Anak Bangsa

Pagi sinar cahaya bersinar menemani langkah manjaku menuju sekolah dasar. Lebih tepatnya tahun 2003-2004 pertama kali aku merasakan perjuangan mendapatkan nilai/angka yang mempertaruhkan sebuah masa depan masa. pada tahun. Aku sekolah di sekolah yang tergolong favorit ,aku pun masih heran kenapa sekolah dasar pun masih ada sekolah favorit nya. Apa definisi sekolah favorit dalam tingkatan […]

Lanjut Membaca

Bulan

Malamku dingin menusuk kulit Pasangan kopi dan rokok menjadi teman pendampinya Bulan cuma dapat dipandang Terlihat keindahan bulan purnama Bulat tanpa sudut sedikitpun Kulihat bulan itu bersama bintang Kupandang bulan itu sambil menyesa rokok ku   Bulan tetap terdiam dan tetap indah meskipun lama kupandang Bulan purnama inginku selalu bercerita Cerita tentang cinta  Berbagi beban […]

Lanjut Membaca

Penguasaku

berkapala malaikat berbadan iblis pembunuh sadis tanpa ada rasa miris membuat hati teriris di penuhi rasa tangis kaki tangan pembawa sampah  penuh sumpah tanpa celah membuat tak tau arah     rakyat jelatah minta merdeka  petinggi negara minta emas dari mereka pemuda minta perubahan  yang di dapat hanya sebuah keresahan tanpa tindakan mahasiswa membuat tindakan  […]

Lanjut Membaca

Merdeka ! atau Merdeka ?

Merdeka ! atau Merdeka ? tanda seru atau pun tanda tanya merdeka di atas penjanjian terjajah dalam sebuah kenyataan   Merdeka ! atau Merdeka ? rakyat kerja keras sebuah rutinitas keringat mengalir tanpa pernah berpikir petani menanam padi buat para petinggi  mendapat sedikit upah tanpa ada rasa jerah kerja rodi untuk keluarga sendiri tanpa menyembah […]

Lanjut Membaca

Rindu Dalam Senja

sinar senja menyinari alam sadar  tak dapat melihat membuatku terpejam berjalan di dalam gelap kesunyian yang menenangkan kedamaian di balik kekacauan    kertas kosong tanpa tulisan tatapan kosong penuh kerinduan pena mencoba menari di pentas kertas putih tapi tidak tahu tarian apa yang pantas saat ini   kerinduan yang menganggu kerinduan yang telah pergi mencoba […]

Lanjut Membaca

Tangis Dan Tawa Indonesia

hahaha kita telah merdeka tak ada perang  mimpi indah tanpa takut bom menyerang tak ada suara tangis ,akibat kerja rodi oleh belanda tak ada bising nada peluru bersautan berkerja tanpa paksaan sebuah jajahan   huhuhu kita telah merdeka membuat kita lebih sengsara membuat jaya yang tidak nasionalis bukan komunis tapi membuat hati miris penjajah negeri […]

Lanjut Membaca

Rumahku Tanpa Pintu

rumah ku tanpa pintu  terjebak dalam dingin  duduk ,tidur ,nafas dalam gelap rumahku gelap bersanding dengan gelap hatiku buta akan arah arah akan mentari yang indah   terjebak di dalam sunyi  sunyi yang mengacaukan pikiran hati dan pikiran berpisah berbeda tujuan   berpikir untuk keluar dari rumah ku rumah menjanjikan kesejukan namun pemberi kesakitan membayangkan […]

Lanjut Membaca

Memanjat Pohon

Terkadang kita lelah menjalani hidup ini, kita sering tersesat ke jalan yang salah, kecewa, putus asa, sedih adalah sebagian dari hidup yang sering kita jumpai dan kita rasakan. Hidup ini berkelok – kelok, banyak dari kita ingin menjadi, meniru, ingin, dan ingin untuk menjadi “dia”, siapa dia ini ? dia adalah orang, insan, dan lain- […]

Lanjut Membaca

AKU INDONESIA

Sudah 20 kali saya merasakan kemerdekaan indonesia. sudah 20 kali saya merasakan semangat membara kemerdekaan indonesia yang sejak 3 maret 1997 saya di nyatakan secara  sepihak menjadi warga negara indonesia. kenapa saya nyatakan sepihak karena aku tidak mengatakan setuju bahwa aku bersedia menjadi warga negara indonesia. saya lahir dari rahim ibuku langsung di daftar kan […]

Lanjut Membaca